| TFSNseries |
| .:Teknologi .:Fungsi .:Spesifikasi |

| TFSN Series, mencapai kesempurnaan dengan akurasi tinggi |
| Sejak diluncurkan pada tahun 2007, TFSN telah menjadi pilihan favorit bagi pabrikan bermerek (branded goods), konveksi dan home industri di seluruh dunia. Nuktikan reputasi TFSN..! kualitas dan keakuratan setiap jahitannya, kinerja mesin dan produktivitasnya yang tinggi , daya tahan, kestabilan serta mesinnya yang kokoh. |

| TFSN menggunakan suku cadang asli dari Tajima Japan dan dirakit di pabrik Sanghai sehingga lebih ekonomis. | TFSN menekankan pada ketelitian produksi dan quality control demi mewujudkan "the world highest quality" | |
| Untuk membuat mesin bordir dengan predikat "The World Hidhest Quality", suku cadang memegang peranan sangat penting. Komposisi campuran baja, metal, plastik, serta daya tahannya senantiasa dievaluasi oleh divisi R&D dan Quality Control. Akurasi ukuran dan bentuk dapat tercapai karena menggunakan mesin-mesin modern dengan presisi yang amat tinggi; hal ini menjadi standard utama bagi pabrik-pabrik Tajima di seluruh dunia | Setiap unit mesin adalah spesial dan unik. Tajima sangat memperhatikan proses produksi setiap unit mesin sejak dari awal perakitan hingga quality control, kedua faktor ini menjadi standar mutlak bagi pabrik-pabrik Tajima di seluruh dunia. |
| TEKNOLOGI |
| Color LCD Layar Sentuh <PAT> | Ball Screw Drive System | |
|
Memiliki banyak fitur seperti : |
|
|
| Sistem Deteksi Putus Benang | Middle Thread Guide dengan Thread Take-up Spring <PAT> | |
|
Sistem Rotary adalah sebuah sensor elektronik terbaru yang diterapkan untuk mendeteksi jalannya benang setiap saat. Apabila benang atas atau bawah putus, sistem ini akan segera mendeteksi dan menghentikan mesin. Sensitifitas sensor ini dapat diatur dengan mudah. |
|
|
| Selang Spiral dan Take-up Lever Guard | Rotary Hook <PAT> | |
|
Selaang Spiral dan Take-up Lever guard berfungsi untuk menjaga benang bordir agar tetap pada jalurnya sehingga tidak tersangkut dengan benang sebelahnya yang seringkali disebabkan oleh tiupan angin, A/C atau getaran mesin ketika beroperasi pada kecepatan tinggi |
|
| FUNGSI | ||
| FUNGSI TRACE | FUNGSI ORIGIN RETURN | |
| Sangat membantu untuk menentukan apakah ukuran sebuah desain dapat dibordir dalam pembidangan yang tersedia | Frame dapat secara manual atau otomatis kembali ke titik start (pada saat mesin diberhentikan), bahkan jika end point (titik akhir) berbeda dengan titik start. | |
| FUNGSI CLEAN UP | FUNGSI POWER FAILURE CONTROL | |
| Fungsi yangsecara otomatis menghilangkan stitch-stitch yang sangat kecil yang dapat menyebabkan putus benang. | Apabila listrik padam di tengah pengerjaan bordir, maka posisi bordir terakhir direkam dalam memori. Setelah listrik kembali menyala, bordir dapat dilanjutkan dari posisi terakhir tadi. | |
| FUNGSI AUTOMATIC REPEAT | FUNGSI CONDITION MEMORY | |
| Fungsi yang memungkinkan sebuah desain dapat diulang sampai 99 kali secara vertikal maupun horizontal. Pengulangan dapat diset secara terus menerus. | Kondisi jahitan seperti posisi start, urutan jarum, dll, dapat disimpan bersama dengan data desain dan apat dipergunakan lain kali untuk menghemat waktu setting. | |
| SPESIFIKASI |
| Models | Heads | Head Interval | Needles | Embroidery space (Per head / All heads) | |
| 9 | D x W | Continuous design | |||
| TFSN- | 12 | 360 | o | 680 x 360 | 4,320 |
|---|---|---|---|---|---|
| TFSN- | 15 | 400 | o | 680 x 400 | 6,000 |
| TFSN- | 20 | 330 | o | 680 x 330 | 6,600 |
| Factory Option | Option | |
| Auto Lubrication System, Sequin Device, UBC Bobbin Changer, Zig-Zag Cording Device | Boring, Lame Attachment | |
| Panjang Stitch | Kecepatan | |
| Ternary Scale 0.1 - 12.1 mm Binary Scale 0.1 - 12.7 mm |
Max . 1.000rpm | |
| Motor | Listrik | |
| Inverter Motor X 1, Pulse Motor X 2 | 3- Phase 380V | |
| Konsumsi Listrik | ||
| 1.3kw |
TFSN





